Ardhn’s Blog

A piece of a teenager’s mind

My Searching

Ada banyak jenis manusia di dunia

Ada banyak jenis manusia di dunia yang ku cinta,diantaranya para pemikir dan perenung

Ada banyak jenis manusia di dunia yang ku benci, diantaranya para pengikut dan pemalas berpikir

Dalan postingan kali ini, gw tertarik untuk bercerita tentang pencarian gw, perenungan tentang Tuhan dan alam semesta

Dalam postingan ini, tolong, saya tidak bermaksud sama sekali untuk menyakiti perasaan penganut kepercayaan lain. Ini hanyalah share pengalaman pencarian saya sendiri

JANGAN MEMBACA BILA ANDA MUDAH TERSINGGUNG, DAN TIDAK MAU MEMBUKA PIKIRAN


Waktu gw kelas 1 SMP, di benak gw muncul beberapa pertanyaan :

  • Tuhan itu ada gak sih?
  • Agama mana yang benar?
  • Kenapa gw harus percaya sama Islam? Apa gw Islam gara2 ngikutin orang tua doang?
  • Kenapa gw harus beribadah?

dan beberapa pertanyaan lainnya…

Selama berbulan-bulan, gw resah. Gw ngerasa, kalo gw belom yakin, ngapain gw solat? Bukannya sia-sia?

Suatu hari gw kepikiran tentang alam semesta. Ada yang pernah denger teori Big Bang?

Big Bang (terjemahan bebas: Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta.

Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini terbentuk dari ledakan mahadahsyat yang terjadi sekitar 13.700 juta tahun lalu. Ledakan ini melontarkan materi dalam jumlah sangat besar ke segala penjuru alam semesta. Materi-materi ini kemudian yang kemudian mengisi alam semesta ini dalam bentuk bintang, planet, debu kosmis, asteroid/meteor, energi, dan partikel lainnya dialam semesta ini.

Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya. Ide sentral dari teori ini adalah bahwa teori relativitas umum dapat dikombinasikan dengan hasil pemantauan dalam skala besar pada pergerakan galaksi terhadap satu sama lain, dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali atau terus. Konsekuensi alami dari Teori Big Bang yaitu pada masa lampau alam semesta punya suhu yang jauh lebih tinggi dan kerapatan yang jauh lebih tinggi.

Sumber : http://id.wikipedia.com

Dari Big Bang berawal semuanya

Yang muncul di pikiran gw, apa mungkin sesuatu terjadi begitu saja? Apa mungkin, sebuah ledakan yang menghasilkan materi, yang kemudian berupa makhluk hidup bisa terjadi begitu saja?

Kalau iya, mengapa segala sesuatu di dunia ini serba, mengagumkan? Teratur? Stabil? Menurut gw, pasti ada yang bertanggung jawab di balik semua itu

Menurut gw, ada suatu kekuatan di balik semua itu Menurut gw, Tuhan itu ada

Gw percaya Tuhan itu ada. Sekarang, gw tetap bingung, Tuhan mana yang harus gw sembah? Gw mulai membandingkan

Gw berpikir, Tuhan itu, yang memiliki suatu kekuatan yang mengagumkan, yang menciptakan alam ini penuh keseimbangan, pastinya tiada tandingannya, berdiri sendiri dan mutlak, penuh keagungan.

Kalau, ada 2 entitas atau lebih dengan kekuatan seperti itu, mungkinkah? Tidak mungkinkah mereka berselisih? Oke, mereka adalah Tuhan, bijaksana dan maha tahu. Oke. Tapi, tidak mungkinkah penyembah mereka berselisih? Tidak mungkinkah mereka membandingkan?

“A adalah yang terbaik, B kalah dengan A”

“Tidak! B lebih baik dari A!”




Oke, mereka adalah Tuhan, maha bijaksana dan maha tahu. Tapi bukankah kami hanyalah manusia, yang terbentuk dari daging dan tulang belaka? Yang bodoh dan lemah? Tidak mungkinkah kami berselisih memperdebatkan Tuhan mana yang lebih hebat? Ya, itu adalah kesalahan kami yang bodoh, tidak ada sangkut pautnya dengan Tuhan. Tuhan-Tuhan mengatakan, “Kami sama, Kami sama kuat dan bijaksana”.

Tapi, Tuhan macam apakah yang tidak memperdulikan perasaan penyembahnya? Yang tidak membela penyembah mereka yang mati untuk mengatakan : “Tuhanku yang paling hebat”?Kenapa aku harus menyembah Tuhan yang tidak memperdulikanku?

Kalau Tuhan lebih dari 1, apakah itu tidak berarti Tuhan itu lemah, tidak bisa berdiri sendiri, dan memerlukan bantuan? Apakah itu tidak berarti Tuhan rela kekuasaannya dibagi-bagi? Apakah itu tidak berarti Tuhan tidak mampu mengorganisir kekuasaannya? Apakah itu tidak berarti Tuhan tidak Maha Kuasa? Kenapa aku harus menyembah Tuhan yang tidak berkuasa?

Gw berpikir lagi, tentang keesaan Tuhan. Tentu, Tuhan itu berbeda dengan ciptaannya. Tentu. Kalau Tuhan sama dengan ciptaannya, dia tidak pantas disebut Tuhan. Maukah anda menyembah orang yang sama dengan anda? Maukah anda menyembah teman anda?

Gw berpikir lagi, tentang keesaan Tuhan. Apakah mungkin Tuhan itu mempunyai keturunan? Kalau iya, bukankah itu menandakan Tuhan sama dengan kita? Lalu disebut apa keturunan Tuhan itu? Bisakah keturunan Tuhan itu mempunyai keturunan lagi? Mengapa Tuhan perlu membuat keturunan? Tidakkah itu menurunkan keagungan Tuhan, menyamakan Tuhan dengan ciptaannya?

Tidak mungkinkah suatu saat Tuhan seperti ini ingin membuat lagi keturunan, sehingga akan ada namanya ‘Keluarga Tuhan’ atau ‘Generasi Tuhan’? Lalu bagaimana dengan kisah-kisah dimana seseorang ditunjuk menjadi anak Tuhan? Kalau begitu pertanyaan yang muncul sama, bukankah akan terbentuk suatu ‘Keluarga Tuhan’ atau ‘Generasi Tuhan’? Lalu apa kriteria menjadi anak Tuhan? Kalau seseorang bisa, kenapa yang lain tidak? Tidakkah ini menurunkan keagungan Tuhan? Tidakkah mungkin para anak Tuhan ini akan disembah juga oleh orang-orang yang gagal memenuhi kriteria menjadi anak Tuhan? Bukankah ini berarti Tuhan menyediakan tempat untuk sebuah persaingan? Tidak mungkinkah anak Tuhan meminta kekuasaan dari Tuhan? Tidak mungkinkah terjadi perselisihan? Bagaimanakah nasib para ciptaan seperti gw? Kemanakah harga diri Tuhan? Mengapa aku harus menyembah Tuhan yang sama dengan ciptaannya?

Katakanlah aku dipilih olehnya menjadi anaknya. Ia bukan Tuhanku, ia ayahku kalau begitu. Bagaimana kalau sebenarnya ibuku hamil oleh Tuhan, sebelum disentuh oleh ayahku? Mengapa aku harus menyembah Tuhan bila aku adalah anaknya?

Aku menyembah Tuhan yang Maha Esa, yang Maha Kuasa, yang Maha Agung, yang Maha Mulia.

Gw mulai mempelajari agama-agama yang sesuai dengan kriteria gw.

Gw menemukan Islam, dan mulai mempelajarinya lebih dalam

Islam dibawakan oleh seseorang yang tercatat dalam sejarah memiliki gelar Al-Amin, yang berarti ‘Terpercaya’. Lelaki ini lah Muhammad s.a.w bin Abdullah. Ia mengajarkan Islam setelah menerima wahyu dari Allah. Islam yang diajarkan, adalah agama Tauhid, yang menyembah Allah tanpa unsur syirik(penyekutuan), yang sejak dulu diajarkan pula oleh Ibrahim as, Musa as, dan Isa as, dan merupakan penyempurnaan dan pelurusan ajaran mereka telah melenceng

Agama ini dibawa oleh seseorang yang tercatat sebagai orang yang terpercaya, berbudi pekerti baik tidak seperti mayoritas kaumnya saat itu, bukan oleh seorang pembohong bermoral bejat

Muhammad saw mengajarkan kitab suci Al-Quran, yang berisi perintah, larangan, kisah-kisah,ilmu pengetahuan dsb yang merupakan wahyu Allah SWT Muhammad saw adalah buta huruf dan tidak bisa menulis. Sedangkan Al-Quran sendiri banyak berisi pengetahuan yang baru terbuktikan saat ini Mungkinkah seseorang yang hidup 1400 tahun yang lalu mengetahui fenomena tidak bercampurnya air tawar dan air asin yang ditemukan oleh Jacques Yves Cousteau di Terusan Suez, yang sebenarnya diceritakan di Al-Quran(Ar-Rahman 19-20)? Mungkinkah orang yang hidup 1400 tahun yang lalu mengetahui tentang gambaran ledakan bintang yang tertangkap teleskop Hubble tahun 1999, yang telah digambarkan di Al-Quran(Ar-Rahman 37), yaitu menyerupai mawar merah?

Kebenaran Al-Quran tidak kuragukan. Aku percaya kepada yang menyampaikannya, yaitu Muhammad saw, dan aku beriman kepada Allah SWT dan mencintainya, dan aku memeluk Islam, yang mengajarkan kebaikan namun juga mengajarkan ketegasan, dan yang mengajarkan tentang pentingnya hak dan kewajiban. Islam adalah rahmat untuk semua, bukan agama teror. Pelaku pemboman dsb, bukanlah orang yang benar-benar mengerti Islam, karena di Islam kita menyerang hanya yang menyerang kita, dan dalam peperangan pun kita dilarang untuk merusak alam, membunuh perempuan dan anak-anak, dsb. Berkebalikan dengan pelaku pemboman yang membunuh orang-orang tak bersalah dan membuat kerugian yang amat besar

Segala yang salah datang dari saya, dan yang benar hanya dari Allah SWT

Gw minta maaf kalau ada yang tersinggung. Gw cuma menyampaikan pikiran gw

September 26, 2009 Posted by | My Thoughts, Psychological | 4 Comments