Ardhn’s Blog

A piece of a teenager’s mind

WHAT WE GET IS WHAT WE WANT

*Tulisan ini tulisan gw yang kembali dipublikasikan setelah 1 tahun, dengan sedikit editan

Pagi ini, pas gw baru mau nulis blog tentang bagaimana emosi gw berubah-ubah di bulan ramadhan ini, gw lagi gak stabil. Gw dipanggil nyokap gw bahwa ada show Oprah W. di TV. Nyokap gw bilang bagus banget, very inspiring seperti buku Laskar Pelangi, dan tiba2 dia mengatakan bahwa Life is What we Think of Life. Ubah pola pikir anda jika anda ingin mengubah hidup anda, seperti yang sudah dikatakan banyak orang. Gw langsung ke bawah buat nonton, berharap gw akan mendapat ilham/inspirasi untuk membantu gw menyelesaikan problem emosi yang akhir-akhir ini menemani gw, yaitu berubah, menjadi orang yang lebih baik.

Oprah sedang berbicara dengan 3 wanita, seorang Coach Life/Life Coach(apalah), seorang penulis buku berjudul You Can Heal Your Life ato apa, dan satu orang lagi ga tau gw. Mereka membahas tentang The Law Of Attraction, yang kayanya pernah gw denger. TIba-tiba gw inget tentang buku Secret, yang belum gw baca.

Di show itu, Oprah menunjukkan beberapa film tentang hidup orang yang beberapa gw temukan, amat sangat menarik. Ada orang yang merasa selalu menderita, dan hidup ini hitam.. Ada orang yang berhasil meraih sukses dengan dengan metode yang mengagumkan. Intinya satu : Positive Thinking. Gw tiba-tiba inget tentang prasangka baik yang di Al-Quran dikatakan, bahwa Allah mengikuti prasangka hamba-hambanya(kalau ga salah gini).

Sumber : http://present.musicxray.com
Anda pernah merasa, dunia ini sempit, anda ini sendiri, anda rendah, anda hancur, anda menderita, anda ingin mati, anda pengen minum obat anti depresi?

Life is What We Think of Life

Kisah-kisah yang disajikan Oprah mengajarkan, bahwa kita tidak boleh berada dalam keadaan seperti itu, dan harus langsung bangkit.

Lanjut dulu ke show tadi, orang2 itu membaca buku Secret dan mengubah pola pikir mereka, dan mengadakan perbaikan. Salah satu dari mereka (seperti dikatakan salah satu wanita teman bicara Oprah) belajar memaafkan. Bukan, bukan berarti baikan, dsb. Namun lepas dari masa lalu. Gw semakin tersadar, bahwa kita HARUS melangkah maju dan BUKAN tetap terjebak di masa lalu, dalam penderitaan atau pun penyesalan.

So, anda melakukan kesalahan di masa lalu, anda disebut freak, anda lemah, anda tidak punya pendirian, anda melakukan sesuatu secara berlebihan, so? (Pertanyaan yang gw ajukan untuk gw sendiri)

Manusia berubah, dan terus belajar. Dan, untuk teman2 gw sesama remaja yang baca ini, WE ARE TEENAGERS, AND WE GROW, AND WE CHANGE.

Kemudian, disebutkan salah satu hal yang menyebabkan kita tidak bisa berpikir, stuck, dan buntu serta keras kepala, adalah bahwa kita menginginkan sesuatu secara berlebihan, dan itu menutup jalan pikiran. Hal terakhir yang pengen gw bahas adalah salah satu solusi agar cara kita berubah, dan mendapatkan yang kita inginkan, yaitu dengan memvisualisasikan keinginan kita. Salah satu orang yang diceritakan hidupnya, membuat sebuah papan visi atau apalah, untuk memperjelas keinginannya, dan mendapatkannya.

Tapi, ini bukan hanya soal masalah kepribadian dan kesempitan yang dapat diubah.

Ini adalah masalah hidup. Anda BISA mendapatkan yang anda inginkan.

Anda ingin kaya? Anda ingin bahagia? Anda ingin dapat pasangan yang ideal? Anda ingin mengubah dunia? Kenapa tidak bisa?

Ada sebuah quote yang selau gw inget dari komik One Piece karangan Eichiro Oda, yaitu perktaaan Mihawk kepada Zoro : “Apa yang membatasimu?”. Quote ini gw teriakkan ke diri gw di saat gw jatuh. Mengapa gw gak bisa seperti mereka yang gw anggap hebat? Apa bedanya? Sedangkan Demi Allah! Alangkah banyak orang-orang cacat yang tak sempurna, orang-orang miskin dengan segala penderitaan hidup dan keterbatasan mereka, telah berhasil meraih sukses dan apa yang mereka yang inginkan, dan mereka TIDAK MENYERAH KEPADA HIDUP. Mengapa kita tidak bisa? Apa, Demi Allah, yang membatasi kita?

(Klik untuk kumpulan quote yang membentuk hidup gw)
Sumber : http://my.opera.com/adjnahari/blog
Sumber : http://2.bp.blogspot.com

Ini adalah masalah pola pikir, pola pikir, dan POLA PIKIR! Sama halnya dengan bisnis, salah satu nasehat para ahli keuangan terkenal adalah kita harus mengubah pola pikir kita.

Jadi, POSITIVE THINKING, dan hidup kita ini tergantung sudut pandang kita. Kita harus mempunyai keberanian untuk menghadapi masalah, dan ubah hidup kita! Dunia ini tidak sesempit yang kita kira! Lepaskan diri dari masa lalu, jangan terlalu terikat dengan sesuatu, visualisasikan keinginan kita.

You are yourself, dan raihlah sukses

Sumber : http://fitrianp.wordpress.com

Life, is What We Think of Life

December 30, 2009 Posted by | My Thoughts, Psychological, Tips | 1 Comment

My Searching

Ada banyak jenis manusia di dunia

Ada banyak jenis manusia di dunia yang ku cinta,diantaranya para pemikir dan perenung

Ada banyak jenis manusia di dunia yang ku benci, diantaranya para pengikut dan pemalas berpikir

Dalan postingan kali ini, gw tertarik untuk bercerita tentang pencarian gw, perenungan tentang Tuhan dan alam semesta

Dalam postingan ini, tolong, saya tidak bermaksud sama sekali untuk menyakiti perasaan penganut kepercayaan lain. Ini hanyalah share pengalaman pencarian saya sendiri

JANGAN MEMBACA BILA ANDA MUDAH TERSINGGUNG, DAN TIDAK MAU MEMBUKA PIKIRAN


Waktu gw kelas 1 SMP, di benak gw muncul beberapa pertanyaan :

  • Tuhan itu ada gak sih?
  • Agama mana yang benar?
  • Kenapa gw harus percaya sama Islam? Apa gw Islam gara2 ngikutin orang tua doang?
  • Kenapa gw harus beribadah?

dan beberapa pertanyaan lainnya…

Selama berbulan-bulan, gw resah. Gw ngerasa, kalo gw belom yakin, ngapain gw solat? Bukannya sia-sia?

Suatu hari gw kepikiran tentang alam semesta. Ada yang pernah denger teori Big Bang?

Big Bang (terjemahan bebas: Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta.

Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini terbentuk dari ledakan mahadahsyat yang terjadi sekitar 13.700 juta tahun lalu. Ledakan ini melontarkan materi dalam jumlah sangat besar ke segala penjuru alam semesta. Materi-materi ini kemudian yang kemudian mengisi alam semesta ini dalam bentuk bintang, planet, debu kosmis, asteroid/meteor, energi, dan partikel lainnya dialam semesta ini.

Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya. Ide sentral dari teori ini adalah bahwa teori relativitas umum dapat dikombinasikan dengan hasil pemantauan dalam skala besar pada pergerakan galaksi terhadap satu sama lain, dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali atau terus. Konsekuensi alami dari Teori Big Bang yaitu pada masa lampau alam semesta punya suhu yang jauh lebih tinggi dan kerapatan yang jauh lebih tinggi.

Sumber : http://id.wikipedia.com

Dari Big Bang berawal semuanya

Yang muncul di pikiran gw, apa mungkin sesuatu terjadi begitu saja? Apa mungkin, sebuah ledakan yang menghasilkan materi, yang kemudian berupa makhluk hidup bisa terjadi begitu saja?

Kalau iya, mengapa segala sesuatu di dunia ini serba, mengagumkan? Teratur? Stabil? Menurut gw, pasti ada yang bertanggung jawab di balik semua itu

Menurut gw, ada suatu kekuatan di balik semua itu Menurut gw, Tuhan itu ada

Gw percaya Tuhan itu ada. Sekarang, gw tetap bingung, Tuhan mana yang harus gw sembah? Gw mulai membandingkan

Gw berpikir, Tuhan itu, yang memiliki suatu kekuatan yang mengagumkan, yang menciptakan alam ini penuh keseimbangan, pastinya tiada tandingannya, berdiri sendiri dan mutlak, penuh keagungan.

Kalau, ada 2 entitas atau lebih dengan kekuatan seperti itu, mungkinkah? Tidak mungkinkah mereka berselisih? Oke, mereka adalah Tuhan, bijaksana dan maha tahu. Oke. Tapi, tidak mungkinkah penyembah mereka berselisih? Tidak mungkinkah mereka membandingkan?

“A adalah yang terbaik, B kalah dengan A”

“Tidak! B lebih baik dari A!”




Oke, mereka adalah Tuhan, maha bijaksana dan maha tahu. Tapi bukankah kami hanyalah manusia, yang terbentuk dari daging dan tulang belaka? Yang bodoh dan lemah? Tidak mungkinkah kami berselisih memperdebatkan Tuhan mana yang lebih hebat? Ya, itu adalah kesalahan kami yang bodoh, tidak ada sangkut pautnya dengan Tuhan. Tuhan-Tuhan mengatakan, “Kami sama, Kami sama kuat dan bijaksana”.

Tapi, Tuhan macam apakah yang tidak memperdulikan perasaan penyembahnya? Yang tidak membela penyembah mereka yang mati untuk mengatakan : “Tuhanku yang paling hebat”?Kenapa aku harus menyembah Tuhan yang tidak memperdulikanku?

Kalau Tuhan lebih dari 1, apakah itu tidak berarti Tuhan itu lemah, tidak bisa berdiri sendiri, dan memerlukan bantuan? Apakah itu tidak berarti Tuhan rela kekuasaannya dibagi-bagi? Apakah itu tidak berarti Tuhan tidak mampu mengorganisir kekuasaannya? Apakah itu tidak berarti Tuhan tidak Maha Kuasa? Kenapa aku harus menyembah Tuhan yang tidak berkuasa?

Gw berpikir lagi, tentang keesaan Tuhan. Tentu, Tuhan itu berbeda dengan ciptaannya. Tentu. Kalau Tuhan sama dengan ciptaannya, dia tidak pantas disebut Tuhan. Maukah anda menyembah orang yang sama dengan anda? Maukah anda menyembah teman anda?

Gw berpikir lagi, tentang keesaan Tuhan. Apakah mungkin Tuhan itu mempunyai keturunan? Kalau iya, bukankah itu menandakan Tuhan sama dengan kita? Lalu disebut apa keturunan Tuhan itu? Bisakah keturunan Tuhan itu mempunyai keturunan lagi? Mengapa Tuhan perlu membuat keturunan? Tidakkah itu menurunkan keagungan Tuhan, menyamakan Tuhan dengan ciptaannya?

Tidak mungkinkah suatu saat Tuhan seperti ini ingin membuat lagi keturunan, sehingga akan ada namanya ‘Keluarga Tuhan’ atau ‘Generasi Tuhan’? Lalu bagaimana dengan kisah-kisah dimana seseorang ditunjuk menjadi anak Tuhan? Kalau begitu pertanyaan yang muncul sama, bukankah akan terbentuk suatu ‘Keluarga Tuhan’ atau ‘Generasi Tuhan’? Lalu apa kriteria menjadi anak Tuhan? Kalau seseorang bisa, kenapa yang lain tidak? Tidakkah ini menurunkan keagungan Tuhan? Tidakkah mungkin para anak Tuhan ini akan disembah juga oleh orang-orang yang gagal memenuhi kriteria menjadi anak Tuhan? Bukankah ini berarti Tuhan menyediakan tempat untuk sebuah persaingan? Tidak mungkinkah anak Tuhan meminta kekuasaan dari Tuhan? Tidak mungkinkah terjadi perselisihan? Bagaimanakah nasib para ciptaan seperti gw? Kemanakah harga diri Tuhan? Mengapa aku harus menyembah Tuhan yang sama dengan ciptaannya?

Katakanlah aku dipilih olehnya menjadi anaknya. Ia bukan Tuhanku, ia ayahku kalau begitu. Bagaimana kalau sebenarnya ibuku hamil oleh Tuhan, sebelum disentuh oleh ayahku? Mengapa aku harus menyembah Tuhan bila aku adalah anaknya?

Aku menyembah Tuhan yang Maha Esa, yang Maha Kuasa, yang Maha Agung, yang Maha Mulia.

Gw mulai mempelajari agama-agama yang sesuai dengan kriteria gw.

Gw menemukan Islam, dan mulai mempelajarinya lebih dalam

Islam dibawakan oleh seseorang yang tercatat dalam sejarah memiliki gelar Al-Amin, yang berarti ‘Terpercaya’. Lelaki ini lah Muhammad s.a.w bin Abdullah. Ia mengajarkan Islam setelah menerima wahyu dari Allah. Islam yang diajarkan, adalah agama Tauhid, yang menyembah Allah tanpa unsur syirik(penyekutuan), yang sejak dulu diajarkan pula oleh Ibrahim as, Musa as, dan Isa as, dan merupakan penyempurnaan dan pelurusan ajaran mereka telah melenceng

Agama ini dibawa oleh seseorang yang tercatat sebagai orang yang terpercaya, berbudi pekerti baik tidak seperti mayoritas kaumnya saat itu, bukan oleh seorang pembohong bermoral bejat

Muhammad saw mengajarkan kitab suci Al-Quran, yang berisi perintah, larangan, kisah-kisah,ilmu pengetahuan dsb yang merupakan wahyu Allah SWT Muhammad saw adalah buta huruf dan tidak bisa menulis. Sedangkan Al-Quran sendiri banyak berisi pengetahuan yang baru terbuktikan saat ini Mungkinkah seseorang yang hidup 1400 tahun yang lalu mengetahui fenomena tidak bercampurnya air tawar dan air asin yang ditemukan oleh Jacques Yves Cousteau di Terusan Suez, yang sebenarnya diceritakan di Al-Quran(Ar-Rahman 19-20)? Mungkinkah orang yang hidup 1400 tahun yang lalu mengetahui tentang gambaran ledakan bintang yang tertangkap teleskop Hubble tahun 1999, yang telah digambarkan di Al-Quran(Ar-Rahman 37), yaitu menyerupai mawar merah?

Kebenaran Al-Quran tidak kuragukan. Aku percaya kepada yang menyampaikannya, yaitu Muhammad saw, dan aku beriman kepada Allah SWT dan mencintainya, dan aku memeluk Islam, yang mengajarkan kebaikan namun juga mengajarkan ketegasan, dan yang mengajarkan tentang pentingnya hak dan kewajiban. Islam adalah rahmat untuk semua, bukan agama teror. Pelaku pemboman dsb, bukanlah orang yang benar-benar mengerti Islam, karena di Islam kita menyerang hanya yang menyerang kita, dan dalam peperangan pun kita dilarang untuk merusak alam, membunuh perempuan dan anak-anak, dsb. Berkebalikan dengan pelaku pemboman yang membunuh orang-orang tak bersalah dan membuat kerugian yang amat besar

Segala yang salah datang dari saya, dan yang benar hanya dari Allah SWT

Gw minta maaf kalau ada yang tersinggung. Gw cuma menyampaikan pikiran gw

September 26, 2009 Posted by | My Thoughts, Psychological | 4 Comments

Speaking up

Kadang kita terlalu bersemangat

Kita tidak memperdulikan perasaan orang, kita tidak membaca tanda yang dikeluarkan raut wajahnya

Kadang kita terlalu takut

Kita takut orang itu marah, kita takut salah perkataan, salah tingkah, kita tidak memberanikan diri berhubungan dengan orang itu

Dear Allah, please grant me balance

Please give me the strength to show people what I am capable of

And Please give me the wisdom to understand, to do the right thing at the right time

May 4, 2009 Posted by | My Thoughts, Psychological | Leave a comment

Analisis Karakter

1 kalimat untuk memulai semuanya

“Kenapa saya seperti ini?”


kalau ditelusuri, sesuatu, memulai hal lain yang besar, yang dampaknya merambat dan bertambah besar, dan mengubah hidup kita, mengubah kita, menjadi kita yang sekarang

Karakter manusia bervariasi. Faktor yang berperan antar lain keluarga, lingkungan di luar keluarga, dan ilmu pengetahuan

Dalam dunia psikologi, dikenal adanya Extrovert dan Introvert

Untuk lebih jelasnya silahkan klik ini

Di link itu, tepatnya di wikipedia, dijelaskan beberapa teori kenapa orang bisa menjadi Extrovert atau Introvert, antara lain teori Jungian (energi psychic), teori Eysenck, dan faktor biologi. Mungkin masih banyak teori lainnya, tapi yang akan di bahas adalah pendapat gw soal kepribadian Introvert dan Extrovert itu, dan pendapat gw ini pun berdasarkan gw baca-baca dan denger dari orang-orang, jadi ini bukan murni pendapat gw. Gw cuma coba mengaplikasikan ATM dari Aris Ahmad Jaya (Amati – Tiru – Modifikasi)

INTROVERT

Introvert

Sumber : http://lessons.astrology.com/course/show/Astrologys-Mirror-Full-Phase-Aspects/2017-Introvert-Chart

Pendiam, ruang lingkup sosial sempit, penyendiri, malas berinteraksi dengan banyak orang, sensitif. Demikian lah sebagian hal-hal yang melekat pada orang-orang Introvert. Ada diantara temen-temen gw yang malas bergaul dengan kalangan tertentu, hanya aktif di kalangannya, dsb. Introvert kata yang tepat. Mungkin banyak yang berpikir, “kenapa sih dia kuper banget? Males gw ama orang pendiem kaya gitu” atau “Heh, gak eksis lo, kalo sama temen-temen lo sesama kuper aja, sok-sokan lo pengen eksis”. Namun, apakah mereka yang berpikir begitu mengerti perasaan orang-orang yang mereka omongkan?

Si A adalah seorang Introvert. Dia pendiam, dia kurang bergaul, namun dia heboh banget kalau sama temen-temen se-gengnya. Pernah kah kita lihat masa lalu si A, atau berpikir mengapa A begitu?

Tadi gw sebutin beberapa faktor pembentuk karakter

Keluarga

Mungkin orang tua A adalah orang yang Introvert, atau kakek neneknya, atau siapa pun yang mengasuh dan dekat dengan si A sejak kecil, sehingga karakter itu terbawa ke A. Dia melihat figur ayah dan ibunya, atau pengasuhnya, adalah orang yang kurang terbuka terhadap dunia luar, hanya bergaul dengan lingkungan sendiri, dsb. Dan mungkin juga orang tua A mengajarkan kepada A agar hati-hati dalam bergaul, dan itu melekat di A. Begitu juga perlakuan orang tua, anak-anak yang biasa dimaki dan direndahkan atas ketidak mampuannya dsb, cenderung menjadi Introvert

Lingkungan di luar keluarga

Si A masuk ke dunia nyata. Ia mulai bersekolah. Mulai taman kanak-kanak, hingga sekolah dasar, ia melihat banyak orang, ada yang mempunya kemiripan dengan dia, misalnya hobi, dan ada pula yang mempunyai perbedaan, dan terkadan perbedaan menjadi sebuah ketidaksukaan. A mencoba bergaul dengan semua orang, tapi ia menyadari sebuah fakta, bahwa ada yang menyukainya, dan ada yang tidak menyukainya. Alasan orang tidak menyukai si A bervariasi, mungkin karena fisiknya yang tidak sempurna, intelektualitasnya yang kurang, sifatnya yang kurang menyenangkan, dsb

Si A lalu akan bertindak, dan tindakannya ini juga menentukan. Katakan lah si A tidak bisa mengatasi rasa rendah diri, dia akan merasa inferior. Setelah merasa inferior, dia akan mengasingkan diri, menjaga perbuatannya dengan sangat hati-hati guna menghindari hujatan. Atau dia marah, dengan marah yang keterlaluan karena telah lama memendam, atau pun marah yang tidak pada tempatnya, dan orang-orang menghindarinya, kemudian timbullah rasa terasingkan. Si A sendiri sekarang. Pada saat itu dia menemukan orang-orang yang mirip dengannya, dan mereka berkumpul, membentuk kelompok. Kelompok Introvert

Ilmu Pengetahuan

Mungkin si A belajar, bahwa menjaga pergaulan itu penting, guna menghindari hal-hal negatif. Hal ini membuat si A selektif terhadap teman-temannya, sehingga di luar teman-temannya itu, dia merasa susah bergaul

EXTROVERT

extrovert

Sumber : http://peoplemaps.typepad.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/extrovert.gif

Terbuka, mudah berinteraksi mudah berbicara, menyenangi hal-hal yang melibatkan banyak orang, suka bercanda. Orang-orang Extroverted biasanya suka menjadi pusat perhatian, suka bersama-sama, tidak menyukai kesendirian, dsb. Extrovert adalah tipe karakter yang umumnya disukai

Si B adalah seorang Extrovert. Dia senang menjadi pusat perhatian, senang bersama-sama orang banyak, tidak suka kesendirian, dsb. Orang-orang Introvert berpikir, mengapa dia menjadi seperti itu? Mengapa dia dengan mudahnya bisa berinteraksi, tahu kata apa yang tepat diucapkan, bisa memulai sebuah percakapan dengan mudah?

Kembali, kita meninjau dari faktor-faktor pembentuk karakter

Keluarga

Mungkin orang tua si B adalah extrovert, atau siapa pun yang dekat dengan si B sejak si B kecil. Si B melihat figur orang itu sebagai orang yang banyak teman, easy going, dsb. Si B pun ingin seperti itu. Dikatakan pula ke si B bahwa menjadi orang yang punya banyak teman itu menyenangkan. Begitu pula dengan sikap orang tua, anak yang biasa diberi perhatian, dihargai, disayangi, akan belajar menyayangi dirinya sendiri, dan ia cenderung berkembang menjadi Extrovert

Lingkungan di luar keluarga

Si B memasuki dunia nyata. Si B mencoba bergaul. Si B adalah orang yang memiliki kelebihan, dia tampan, pintar, kuat, atau pun punya sifat yang menyenangkan. Si B merasa superior, atau pun setara. Rasa rendah diri si B kalah oleh rasa percaya dirinya. Katakan lah, suatu saat si B dicaci maki, maka ia akan tetap melihat ke depan karena ia mengetahui bahwa ia punya kelebihan juga. Kalau pun ia sesaat di asingkan, toh masih banyak orang lain yang mengakui kelebihannya. Kemenangan rasa percaya diri ini lah yang dimiliki oleh orang-orang Extrovert dan tidak dmiliki orang sebagian orang Introvert. Si B akhirnya bisa berteman dengan siapa saja. Mungkin si B juga selektif dalam hal memilih teman dekat, tapi secara keseluruhan, keadaan jiwanya yang menyukai keramaian memanggilnya untuk lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat

Ilmu Pengetahuan

Si B belajar bahwa Extrovert adalah kepribadian yang disukai banyak orang, karena itu ia berusaha menjadi Extrovert


Di dunia ini, Extrovert dan Introvert bukanlah hal yang pasti, karena manusia bisa berubah. Jika, seorang anak saat kecil terlihat berjiwa Extrovert, namun saat beranjak dewasa ia menghadapi berbagai masalah, maka ia bisa berubah. Katakan lah ia melakukan suatu kesalahan fatal, sehingga ia merasa terasing, lalu mentalnya tidak sanggup menahannya sehingga ia menjadi Introvert. Mungkin juga, seorang Introvert  melakukan hal mengagumkan, atau menemukan kelebihan yang bisa sangat dibanggakannya, lalu hal itu membuatnya terlihat menarik bagi orang-orang. Ia menjadi terbiasa dikelilingi dan menjadi pusat perhatian, ia bisa saja menjadi seorang Extrovert

Perubahan karakter drastis seperti itu mungkin saja. Di sis lain, tidak menutup kemungkinan seseorang tetap mengikuti panggilan jiwanya. Mungkin sang Extrovert terjatuh dan merasa terasing, dia akan menjadi Introvert sementara, kemudian kembali menjadi Extrovert. Itu sangat normal. Sama halnya dengan Introvert yang merasakan kesenangan berinteraksi dengan banyak orang, akan tetapi panggilan jiwanya mengatakan hal yang berbeda. Contohnya, jika seorang Introvert menjadi seorang bintang olah raga. Mungkin saja dia akan dikerubungi orang, dan dia jadi suka menjadi pusat perhatian. Tapi selain membicarakan kemenangannya, dia bingung mau bicara apa lagi untuk membuat dirinya kembali menjadi pusat perhatian, karena sebenarnya dia memang kurang pandai berbicara. Akhirnya dia kembali menjadi Introvert

Untuk ngetes kepribadian lo, coba perhatiin tabel ini :

intro-extro-ambie Sumber : http://www.wikipedia.com

Kelebihan dan Kekurangan Introvert dan Extrovert

Introvert

Tipe introvert kadang terlihat kurang expresif di dunia luar, sebagian dari para inrovert lebih menyukai pembicaraan yang bersifat diskusi atau bahasan-bahasan yang dapat memicu pengembangan dalam lingkup teman mainnya/golongannya. Bila berada dalam lingkungannya bisa saja seorang introvert bersikap sangat aktif dan expresif. Tipe ini memungkinkan juga untuk mempunyai banyak lingkup gaul, namun rasa memiliki umumnya hanya ada pada satu lingkup. Walau sangat memungkinkan seorang introvert dapat bergaul kemana-mana namun untuk membuka atau menerima sesuatu tidaklah mudah. Mempunyai loyalitas kuat pada golongan / kalangannya dan karena hal ini pula tipe introvert umumnya kurang dapat menilai secara obyektif, namun menjadikannya pelindung yang dapat diandalkan

Extrovert

Tipe karakter yang lebih suka bersosialisasi dan mencari banyak teman. sering membicarakan banyak hal dan berkumpul bersama orang lain. Justru para extrovert akan merasa bosan jika ia sendiri tanpa ada seorang pun yang dapat diajaknya bicara. Tipe extrovert memiliki energi yang bersifat external dan mengekspresikan pikirannya.Kadang para extrovert sering terbawa kenyamanan, sehingga kadang terlihat memanfaatkan, tapi tidak semuanya demikian, umumnya tipe etrovert-lah yang lebih berperan dalam menciptakan suasana

menurut Tes Kepribadian dan Tipe Karakter dari Facebook


Kalo gw? Gw Ambievert. Gw udah pernah ngerasain indahnya menjadi pusat perhatian, dan gw senang bersosialisasi, dan gw butuh kedua hal itu. Di sisi lain, gw juga udah pernah merasa terasing, dan gw juga menikmati kesendirian

ambievert

March 24, 2009 Posted by | My Thoughts, Psychological | 13 Comments